Mayat Ditemukan di Parit Pembuangan, Polsek Gunung Malela Tanggapi dengan Cepat dan Efektif

Satu kejadian tragis mengguncang warga Nagori Lestari Indah, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun pada pagi hari Sabtu, 18 April 2026. Penemuan mayat di parit pembuangan di Jalan Kemiri I ini tidak hanya mengejutkan masyarakat, tetapi juga memicu respon cepat dari pihak kepolisian setempat. Korban yang ditemukan adalah Jon Roy Purba, seorang pria berusia 51 tahun yang diketahui tidak tinggal di alamat yang tertera, Jalan Kemiri I Nomor 28.
Respon Cepat Polisi
Kepala Sub Bagian Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menjelaskan bahwa kejadian ini merupakan bukti nyata dari kehadiran Polri dalam melayani masyarakat. “Setelah menerima laporan, anggota kami segera bergegas menuju lokasi kejadian. Ini adalah komitmen kami untuk memberikan pelayanan terbaik,” ungkapnya saat dihubungi sekitar pukul 12.41 WIB.
Penemuan yang Mengguncang
Peristiwa tersebut pertama kali terungkap pada pukul 06.00 WIB, ketika seorang tetangga bernama Raja Yospin Surbakti, berusia 19 tahun, menemukan tubuh Jon Roy Purba tergeletak di dalam parit. Dengan panik, Yospin berteriak meminta bantuan, menarik perhatian warga di sekitarnya. Adik korban, Diatei Tupa Purba (40), yang mendengar teriakan tersebut segera menuju lokasi dan menemukan Jon dalam kondisi tidak bernyawa. Jenazahnya kemudian diangkat dan dibawa ke dalam rumah untuk dihormati.
Penerimaan Laporan dan Penugasan Tim
Pihak kepolisian menerima laporan resmi dari Bhabinkamtibmas Nagori Lestari Indah pada pukul 07.00 WIB. Pelapor, Monang Sirait (42), yang merupakan anggota Polri yang tinggal di Perumnas Batu VI, segera melaporkan kejadian ini kepada Kapolsek Gunung Malela, AKP Hengky B. Siahaan, S.H., M.H., yang kemudian memimpin tim menuju lokasi kejadian.
Tindakan Profesional di Lokasi Kejadian
Setibanya di tempat kejadian, Kapolsek Hengky B. Siahaan bersama timnya langsung melakukan serangkaian prosedur kepolisian secara profesional. “Kami melakukan pemeriksaan awal pada tubuh korban dengan bantuan petugas medis dari Puskesmas Perumnas Batu VI. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan,” jelasnya.
Keterangan Saksi dan Dugaan Penyebab Kematian
Dari keterangan yang diperoleh dari sejumlah saksi di lokasi, termasuk saudara laki-laki korban, Herdri Fernando Sanco Purba (52), serta ibu korban, Maridup Saragi (77), diduga Jon Roy Purba terjatuh ke dalam parit saat pulang ke rumah dengan berjalan kaki. Sebelum kejadian, almarhum diketahui telah mengonsumsi minuman tuak.
Dugaan Penyebab Kecelakaan
“Kami menduga bahwa korban terpeleset dan jatuh ke dalam parit dalam keadaan terpengaruh minuman keras. Namun, kami tetap melakukan penyelidikan lebih lanjut sesuai prosedur,” imbuh AKP Hengky.
Koordinasi dengan Keluarga Korban
Setelah berkoordinasi dengan keluarga almarhum, mereka menyatakan tidak keberatan atas kematian Jon Roy Purba. Keluarga juga membuat pernyataan resmi yang menyatakan bahwa mereka tidak menginginkan dilakukannya autopsi atau visum terhadap jenazah. Sebagai hasilnya, jasad Jon Roy Purba diserahkan sepenuhnya kepada keluarganya untuk dilaksanakan pemakaman sesuai dengan adat dan kepercayaan yang dianut.
Proses Penanganan oleh Kepolisian
Selama proses penanganan di lapangan, kepolisian melakukan beberapa langkah penting, antara lain:
- Pembuatan laporan polisi.
- Pengecekan dan pembuatan sketsa lokasi kejadian.
- Pembuatan berita acara pemeriksaan di tempat kejadian.
- Pencatatan keterangan para saksi yang ada.
- Pelaporan kepada atasan mengenai perkembangan kasus.
Seluruh kegiatan ini dipimpin oleh Kapolsek AKP Hengky B. Siahaan beserta jajarannya, termasuk Kanit Reskrim Ipda Bolon Hot Situngkir dan Kanit Patroli Aiptu Agusanta Ginting, serta sejumlah anggota Bhabinkamtibmas dan Reskrim Polsek Gunung Malela.
Kondisi Kasus dan Status Penyelidikan
Hingga berita ini diturunkan, kasus penemuan mayat tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian dengan status non-pidana. Tidak ada barang bukti atau kerugian material yang ditemukan terkait kejadian ini. Pihak kepolisian terus mengumpulkan informasi dan bukti untuk memastikan penyebab kematian Jon Roy Purba.
Kejadian tragis ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya keselamatan dan kesadaran akan lingkungan sekitar, terutama dalam situasi yang berpotensi membahayakan. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dan selalu waspada agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.





